Sunday, 19 November 2017 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Motivasi » Serahkan Pada Tuhan
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Serahkan Pada Tuhan

13 May , 2015 , Category : Motivasi

**Serahkan pada Tuhan**

Suatu ketika, ada seorang pendaki gunung yang sedang yang sedang bersiap-siap melakukan perjalanan. Di punggungnya, ada ransel carrier dan beragam carabiner (pengait) yang tampak bergelantungan. Tak lupa tali temali disusun melingkar disela-sela bahunya. Pendakian kali ini cukup berat, persiapan yang dilakukan pun lebih lengkap. Kini, dihadapannya menjulang sebuah gunung yang tinggi. Puncaknya tak terlihat, tertutup oleh salju yang putih. ada awan yang berarak-arak disekitarnya., membuat tak seorang pun tahu apa yang tersembunyi di dalamnya. Mulailah pendakian pemuda ini melangkah, menapaki jalan-jalan bersalju yang terbentang dihadapannya. Tongkat berkait yang disandangnya, tampak menancap setiap kali ia mengayunkan langkah. Setelah berjam-jam berjalan, mulailah ia menghadapi dinding yang terjal. Tak mungkin baginya terus melangkah. Disiapkannya tali temali dan pengait di punggungnya. Tebing itu terlalu curam, ia harus mendaki dengan tali temali. Setelah beberapa kait ditancapkan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari atas. Astaga, badai salju datang tanpa disangka. Longsoran salju tampak deras menimpa tubuh sang pendaki. Bongkahan-bongkahan salju yang mengeras, berjatuhan disertai deru angin yang membuat tubuhnya terhempas ke arah dinding. Badai itu terus berlangsung selama beberapa menit. Namun untunglah, tali temali dan pengait telah menyelamatkan tubuhnya dari dinding curam itu. Semua perlengkapannya telah lenyap, hanya ada sebilah pisau yang ada dipinggangnya. kini ia tampak tergantung terbalik di dinding terjal itu. Pandanganya kabur karena semua tampak memutih. Ia tidak tahu dimana ia berada. Sang pendaki itu cemas, ia berdo’a kepada Tuhan agar diselamatkan dari bencana ini. Mulutnya terus bergumam, berharap pertolongan Tuhan datang padanya. Suasana menjadi hening setelah badai itu berlalu. Di tengah kepanikan itu, tampak terdengar suara dari hati kecilnya yang menyuruhnya melakukan sesuatu. “Potong tali itu…. potong tali itu…” terdengar senyap melintasi telinganya. Sang pendaki bingung, apakah ini perintah dari Tuhan ? Apakah suara ini adalah pertolongan dari Tuhan ? Tapi bagaimana mungkin, memotong tali yang telah menyelamatkannya, sementara dinding itu begitu terjal ? Pandanganku terhalang oleh salju ini, bagaimana aku bisa tahu ? Banyak sekali pertanyaan dalam dirinya. Lama ia merenungi keputusan ini, dan ia tak mengambil keputusan apa-apa. Beberapa minggu kemudian, seorang pendaki menemukan ada tubuh yang tergantung terbalik disebuah dinding terjal. Tubuh itu tampak membeku dan telah meninggal karena kedinginan. Sementara itu, batas tubuh dengan tanah, hanya berjarak 1 meter saja. (sumber: salamsuper.com) Pesan Moral: Seringkali kita berburuk sangka pada Allah, kita menganggap Dia tidak pernah mengabulkan doa yang kita pinta, padahal Allah selalu menjawab do’a setiap hambaNya. Hanya saja dengan caraNya. ada yang langsung dikabulkan, ada pula yang ditunda hanya tinggal menunggu waktu saja. Setiap ujian yang diberikan olehNya adalah untuk menuntun kita kembali ke jalan yang lurus. Asal kita percaya untuk “memotong tali pengait” dan menyerahkan semua hasilnya pada Allah. itulah kunci berserah diri, berusahalah, namun hasilnya biarkan Allah yang menentukan, apakah kita bisa selamat atau diterkan Harimau. Jika selamat itulah pertolonganNya, namun jika kita diterkam Harimau, pastinya itupun yang terbaik dari sisiNya di mata Allah SWT. Di hatimu selalu ada petunjuk yang akan menuntun menuju keselamatan dunia dan akhirat maka dengarkanlah kata hatimu yang tak pernah berdusta. Disana mimpi dan cita-citamu akan kau temukan.

RUWATAN

16 May , 2015 , Kategori : Sekedar Pengetahuan
RUWATAN

Dalam masyarakat Jawa,ritual ruwat dibedakan dalam tiga golongan besar yaitu : 1.       Ritual ruwat untuk diri sendiri. 2.       Ritual ruwat untuk lingkungan. 3.       Ritual ruwat untuk wilayah. Pada umumnya, pangruwatan Murwa Kala dilakukan dengan pagelaran pewayangan yang membawa cerita Murwa... baca selengkapnya

Tentang Aura

16 May , 2015 , Kategori : Sekedar Pengetahuan
Tentang Aura

Pada manusia Aura dapat kita lihat menjadi TIGA bagian   Bagian pertama atau bagian yang paling dekat dengan permukaan tubuh yang seakan menyelimuti dan mengikuti lekuk tubuh secara tepat adalah Aura Kembaran kita.(atau disebut juga Aura kembaran Etheris). Warna... baca selengkapnya

Arya Penangsang

16 May , 2015 , Kategori : Sekedar Pengetahuan
Arya Penangsang

##Silsilah## Menurut Serat Kanda, Ayah dari Arya Penangsang adalah Raden Kikin putra Raden Patah raja pertama Kesultanan Demak. Ibu Raden Kikin adalah putri bupati Jipang sehingga ia bisa mewarisi kedudukan kakeknya. Selain itu Arya Penangsang juga memiliki saudara lain... baca selengkapnya

Cerita Cara Kerja Sihir

13 May , 2015 , Kategori : Sekedar Pengetahuan
Cerita Cara Kerja Sihir

Cerita Cara kerja Sihir Ada suatu cerita bagaimana sihir atau ilmu bekerja, untuk sharing aja semoga bisa dipetik hikmahnya… Suatu hari ada seseorang yang ingin memiliki kesaktian, lalu bertapalah dia di goa yang jauh dari peradaban manusia, ia berpuasa... baca selengkapnya

Serahkan Pada Tuhan

13 May , 2015 , Kategori : Motivasi
Serahkan Pada Tuhan

**Serahkan pada Tuhan** Suatu ketika, ada seorang pendaki gunung yang sedang yang sedang bersiap-siap melakukan perjalanan. Di punggungnya, ada ransel carrier dan beragam carabiner (pengait) yang tampak bergelantungan. Tak lupa tali temali disusun melingkar disela-sela bahunya. Pendakian kali ini... baca selengkapnya

  • Padepokan Langlangjagad
    Berikut ini adalah testimoni dari pengguna jasa kami: http://s367.photobucket.com/user/kiaji/Testimoni%20Pade »